Daerah
Pemeliharaan,Perawatan Jalinsum di Kec.Sigumpar Tobasa tidak maksimal, jalan Kupak Kapik,warga setempat lakukan penambalan



Sigumpar,Berita Tapanuli (BT)

Kerusakan jalan di sekitaran Jalinsum Kab.Toba Samosirt semakin banyak ditemukan di sejumlah titik ruas jalan lintas Sumatra. Akibat kerusakan jalan tersebut sudah banyak korban dari kalangan pengendara pengguna jalan khususnya pengendara roda dua.

Dengan banyaknya jalan yang berlobang sudah  mengancam keselamatan warga sekitar dan pengguna jalan.seperti kerusakan jalan yang terdapat di jalan Propinsi tepatnya Jalinsum Desa Nauli Kec Sigumpar Kab.Toba Samosir.
Selain di Jalinsum desa Nauli Kec.Sigumpar Tobasa, kerusakan jalan yang sudah kopak kapik dn semakin parah juga banyak terdapat di jalan lintas Sumatera daerah Kec. Porsea,Desa Tampubolon, dan  Kec.Laguboti hingga ke Kec.Balige dan Tampahan Kab.Toba Samosir.
Dari pantauan Bikas selama kurang lebih seminggu ini, terlihat banyak badan jalan yang berlobang besar dengan kedalaman +_ 10 hingga 20 CM dengan lebar yang berpariasi 30   cm s/d 95 cm bahkan ada yang lebih.
Penyebabnya diduga karena kekuatan fondasi  dan mutu serta kwalitas aspal jalan yang tidak memnuhi standart aspal nasional yang mengakibatkan jalan tersebut tidak kuat/mampu menahan angkutan alat berat dan tuck-truck besar yang banyak beroperasi di wilayah ini yang kadang melebihi muatan atau Tonase angkutan yang tidak pernah di dirazia Dinas perhubungan Kab.Tobasa.
K.Tambunan (49), J.Tambunan (32) dan beberapa warga desa Nauli Kec.Sigumpar di ruas Jalinsum desa Nauli Kec.Sigumpar tepat di ruas jalan yang rusak parah melakukan penambalan jalan yang rusak dengan menggunakan pasir yang di aduk dengan bercampur semen.
Alasan mereka melakukan penambalan jalan yang berlobang tersebut  kerena tidak adanya perawatan dan pemeliharaan dari Dinas PU Jalan dan Jembatan Prov.SUMUT hingga saat ini.dengan hancurnya jalan raya di desa mereka sudah banyak menelan korban penggendara pengguna jalan raya tersebut seperti : pengendara mobil pribadi,angkutan umum dan truck malam yang lebih sering adalah pengendara sepeda motor.
K.Tambunan (59) menejelaskan, beberapa sepeda motor yang melintasinya yang datang dari arah Medan menuju arah Tarutung TAPUT dan sebaliknya sudah banyak yang berjatuhan karena tidak menyadari kedalaman dan kerusakan jalan tersebut. Kecelakaan di sekitar ini jarang di ketahui oleh Lantas Polres Tobasa karena langsung di tolong oleh warga sekitar.Jelas K.Tambunan (59)warga desa setempat.
Sesuai  pantauan Bikas di lokasi ada mobil truck pengangkut ikan laut yang  datang dari Sibolga menuju Medan menabrak Pagar rumah warga desa setempat persis di lokasi jalan yang hancur tetapi tidak menelan korban jiwa.
Menurut penuturan sopirnya marga Tanjung pada NuSa  Senin (21/11) menjelaskan,sesampainya di Kab.Toba Samosir saya sudah hati-hati mengendarai mobil truck yang saya kendarai karena sebelumnya saya sudah mengetahui di Jalinsum Kab.Toba Samosir banyak jalan yang kopak kapik serta sudah rusak parah.
Sekitar jam 10.00 wib Minggu malam (20/11),saya sampai di sekitar Jalinsum desa Nauli Kec.Sigumpar ini.saat itu, saya tidak menyadari bahwa ada jalan yang rusak parah di sekitaran Jalinsum desa ini, karena Jalansum ini merupakan jalan lurus,saya agak memacu sedikit gas mobil yang saya kendarai sambil memotong mobil yang di depan.
Malang tak bisa di elak, rupanya saya melintasi jalan yang berlobang parah tersebut,alhasil per mobil saya yang di depan dan belakang patah saat melintasi jalan berlobang tersebut dan truck yang saya kendarai tidak terkontrol lagi karena per depan dan belakang patah menahan berat muatan yang lumayan berat,selanjutnya langsung menabrak pagar rumah warga desa Nauli Op.Martahan Siahaan.
Salah seorang warga desa Nauli marga Siahaan (29) yang ikut melakukan kegiatan social penambalan jalinsum di desanya menjelaskan pada Bikas Senin (21/11) sekira pukul 11.30 WIB, mengatakan, jalan yang berlobang sedalam 30 CM tersebut sudah lama rusak, bahkan pengendara sepeda motor sudah sering mengalami kecelakaan akibat lobang tersebut. “Seminggu lalu ada pengendara roda dua terpental masuk ke sawah  itu,” katanya sambil menunjuk sawah dekat TKP lokasi jalan yang hancur.
Dikatakan Siahaan, sejumlah truk pengangkut kayu ke PT TPL dan truk pengangkut kayu pinus lainnya yang kadang melebihi tonase merupakan penyumbang terbesar membuat kerusakan jalan. “Kondisi jalan berlobang itu dapat ditemui di sepanjang jalan lintas Sumatera mulai dari Kecamatan Balige hingga Kecamatan Lumban Julu.
Salah seorang PNS di Pemkab Toba Samosir yang berhasil di konfirmasi  di lokasi TKP (tidak mau di tuliskan namanya) mengaku, saya  tiap hari melintas di Jalinsum di desa Nauli Kec Sigumpar ini karena tinggal saya di Porsea. Yang lebih parah apalagi di saat musim hujan saat ini, kerusakan jalan semakin parah. Beberapa kendaraan roda dua yang melintas sering tergelincir dan terperosok di lobang itu.

Sedangkan kendaraan roda empat, banyak yang kandas karena lubang sudah terlalu besar dan cukup dalam apalagi seperti yang di Sibulele Kec.Balige”Sepengetahuan saya, rusaknya Jalan Lintas Sumatera ini karena menjadi jalur hilir mudik lalu lintas kendaraan berat, seperti truk pengangkut kayu milik TPL dan kayu gelondongan ke  P.Siantar,Tebing dan kota lainnya yang menampung kayu gelondongan Pinus dan kayu Alam lainnya.tetapi hingga saat ini, belum ada upaya perbaikan secara maksimal dilakukan pihak berwenang,” jelasnya.

“Kita berharap pihak terkait memperhatikan dan segera memperbaiki Jalan Lintas Sumatera terutama di sekitar Sibulele dan Tampubolon. Jika terus dibiarkan begini akan menambah ancaman keselamatan pengguna jalan seperti kami,” harap K.Tambunan (59) warga desa Nauli yang ikut melakukan penambalan jalinsum dengan suka rela.

Sementara itu Selasa malam(22/11) seorang ibu rumah tangga tidak diketahui namanya terperosok masuk lubang jalan di Jalinsum KM 2,5 Desa Janji Maria Saribu Raja Tampubolon Balige tepatnya di depan Sekretariat DPD Badan Investigasi Nasional(BIN) Kab. Toba Samosir. (Jungs)

Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s