Daerah

Kepala Sekolah dan Caleg Terpilih Memiliki Nomor Induk “SAMA”

TOBASA-Dua Oknum peilik Izajah dengan nomor induk yang sama menuai kecurigaan di kalangan masyarakat,hal ini RUSTAM-SILALAHICALEGmuncuat ketika Rustam Silalahi memenangkan Pilcaleg dari Partai PDI Perjuangan di Kabupaten Toba Samosir(Tobasa) .

Temuan ini dikuatkan setelah ditemukannya Izajah salah seorang Kepala Sekolah Satu Atap(SATAP) di Kabupaten Tapanuli Utara  Rita Napitupulu .

Oknum RS (caleg terpilih-red) satu alumni dengan Kepala Sekolah RN yaitu dari SMA Negeri 1 Balige Kabupaten Tobasa lulusan Tahun 1980 dan keduanya mengambil jurusan Bahasa di sekolah tersebut.

Temuan ini sudah merebak di kalangan warga Tobasa,hingga LSM GEMPITA melaporkan kejanggalan ini ke pihak Mapolres Tobasa di Porsea beberapa bulan yang lalu,namun hingga saat ini rasa penasaran dari warga tersebut tidak membuahkan hasil.

Ketika Berita Tapanuli Raya  ( BTR -Red) mencoba menggali dan mencari fakta atau bukti-bukti hukum kesekolah yang bersangkutan,namun data-data kedua Oknum tersebut sudah ada yang hilang.

Drs Makmur Siahaan Kepala sekolah SMA Negeri 1 Balige ketika didatangi dan di konfirmasi BTR  di ruang kerjanya,menyatakan bahwa pihak Polres Tobasa sudah pernah memanggil dirinya untuk dimintai keterangan.
Ketika Wartawan WIN memintakan Dokumen Sekolah yaitu DKS(Daftar Kelulusan Siswa ) lulusan tahun 1980 untuk di tunjukkan ,namun Kepsek SMA Negeri 1 Balige Makmur Siahaan mengatakan bahwa Berkas tersebut sudah tidak ada lagi di sekolah kami ,dan kami sudah berupaya untuk membuka Dokumen sekolah ini’ujarnya.

Kepala sekolah SMA Negeri 1 Balige Makmur Siahaan menunjukkan Buku Induk Siswa kepada BTR  dan ternyata di buku induk tersebut terdapat Nomor Induk yang sangat berbeda dengan Izajah Caleg RS,dimana di dalam Izajah RS tertulis Nomor Induk 3135 sedangkan di Buku Induk tertulis dengan nomor Induk 3444.

Hal ini semakin mencurigakan ketika nomor Induk RS mempunyai Nomor Induk Ganda yakni 3135 dan 3444 dan memiliki kesamaan dengan Izajah Kepala sekolah Satu Atap Pahae Kabupaten Tapanuli Utara berinisial RN dengan nomor induk 3135.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara Jamel Panjaitan ketika di temui BTR di ruang kerjanya mengatakan ,bahwa Berkas RS dan RN sudah tidak bisa kami temukan lagi”ucapnya. Bila anda memberitakan kasus ini di Media anda ,silahkan saja”tegas sang Kadis.
Media Online BTR  tidak habisnya mencari fakta hingga ke Kantor Kanwil Sumatera Utara namun lagi-lagi pihak Kanwil menyatakan ,bahwa berkas tersebut sudah tidak bisa di temukan lagi.

Salahsatu pecinta keadilan Lando Sianipar mengatakan kepada BTR kasus ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,karena Izajah itu sudah tentu di duga Palsu,karena ada kesamaan Nomor induk dimiliki oleh dua orang Oknum,pihak penegak hukum harus bekerja keras dalam membuka kebenaran kasus ini,dan pihak penegak hukum harus mampu mencari pemilik Izajah yang sebenarnya ,apalagi pemilik kedua Izajah adalah Anggota DPRD Terpilih yang akan dilantik bulan Desember mendatang dan seorang Oknum PNS’tegasnya. (Jung-Tobasa)

Standar
Pendidikan

Guru Asal Medan Sumbangkan Kursi Roda “BUAT ANAK CACAD”

BTR/PORSEA/TOBASA

IMG_8317

BTR  /PORSEA

Bermula dari pemberitaan dari jejaring sosial Internet yang sudah banyak diminati  semua usia dan kalangan yang dinamai Facebook ,seorang sosok wanita karier berprofesi Guru di Methodist di wilayah Medan bernama lengkap Dra.Catharine Margaretha Sitorus,M.Pd  tergugah hatinya saat membaca artikel tentang anak berusia 12 Tahun mengalami cacat di kedua kakinya hingga putus sekolah akibat orangtua tidak mampu lagi menggendong si anak setiap harinya ke sekolah dasar .

Yohana Boru Doloksaribu (12) demikian nama lengkap nya  berdomisili di Desa Naga Timbul Kecamatan Bonatua Lunasi Kabupaten Toba Samosir(Tobasa) yang mempunyai cita-cita yang sangat mulia yaitu ingin menjadi seorang Guru kelak,namun sejak putus sekolah saat kelas 2 SD, si anak selalu sedih bila melihat teman-teman sebayanya melintas dari depan rumahnya untuk berangkat sekolah,dan tidak jarang si Yohana mengucurkan air mata,ditambah lagi keadaan ekonomi orangtua Yohana yang sangat memprihatinkan dengan mempunyai 5 bersaudara,yohana pun makin sirnah harapannya.

Beberapa bulan yang lalu seorang Jurnalis dari salah satu Media Elektronik bernama Jujung Sitorus mendengarkan kasus ini dari Kepala Desa setempat,sang Jurnalispun langsung mendatangi Yohana ke rumahnya ,dan mencoba mewawancarai si anak,Yohana dan orang tua nya hanya berharap,ada seseorang terbuka hatinya untuk memberikan bantuan berupa Kursi Roda,agar sekolah Putrinya bisa dilanjutkan kembali.

Sang Jurnalis pun tidak henti-hentinya memberitakan hal itu baik melalui media Cetak dan Elektronik,namun hasilnya Nihil,bahkan  jurnalis itu sudah berulangkali memintakan ke Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Tobasa ,namun hasil NIHIL juga , sampai akhirnya Sang Jurnalis menuliskannya di Jejaring Facebook.

Sosok Wanita yang sederhana dan ramah itupun membaca Artikel yang ditulis sang Jurnalis, tidak merasa sungkan Dra.Catharine Margaretha Sitorus,M.Pd   menghubungi si Wartawan lewat Telepon Seluler untuk menyodorkan niatnya  memberikan kado Tahun Baru berupa Kursi Roda yang sudah di Modifikasi buat Yohana Boru Dolok saribu,sabtu (25/01) Dra.Catharine Margaretha Sitorus,M.Pd  beserta kerabatnya dari Medan pun memberikan hadiah tersebut,tidak tanggung-tanggung momen pemberian Kursi Rodapun di hadiri oleh Elman Saragih yang kerap tampil di Metro TV untuk program acara Bedah Editorial Media Indonesia,acara penyerahanpun berjalan dengan haru bercampur tangis kegembiraan dari Yohana dan kedua orangtuanya.

Menurut Dra.Catharine Margaretha Sitorus,M.Pd  niatnya tulus dan tidak ada ditunggangi kepentingan atau politik,walaupun saya memang Caleg dari Nasdem dengan no urut 1,namun daerah pemilihan saya berada di wilayah Medan 4 yang terdiri dari Kecamatan Medan Timur,Medan Perjuangan dan Medan Tembung, jadi tolong jangan dikait-kaitkan dengan Politik,alas an saya jelas karena hati seorang Guru tersentuh untuk membantu anak ini,agar Yohana bisa melanjutkan lagi sekolahnya dan dia bisa mewujutkan cita-citanya menjadi seorang guru, ujar Chatharine”.

Saya sangat berterimakasih buat Saudara saya Jujung Sitorus yang sudah menuliskannya di Facebook,semoga pemerintah Kabupaten Tobasa bisa lebih memperhatikan Yohana-Yohana yang lain di daerah Tobasa,pesan saya ,tolong lah orang miskin seperti Yohana diperhatikan karena masa depannya masih sangat panjang,dan saya juga tahu ,anggaran pemerintah juga ada untuk hal hal seperti ini”Tegas Chatharine. (JS-01)

Standar
Daerah

Lomba Foto Wisata Melahirkan Putra Terbaik di Tobasa

Balige/ BTR

Berbagai upaya sedang dirancang dan di upayakan pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Toba Samosir untuk memperkenalkan beberapa tempat wisata di bumi Kabupaten Tobasa kepada seluruh penjuru dunia.

Hal ini bisa dilihat dengan diadakannya Lomba Foto Wisata yang dibuka untuk umum dengan usia minimum 15 Tahun dengan persyaratan melampirkan foto copy KTP/kartu mahasiswa dan objek foto yang ada di wilayah geografis khususnya di Kabupaten Tobas Samosir,peserta diwajibkan melampirkan karya foto asli dalam bentuk digital CD dan tidak diperbolehkan untuk mengubah keaslian objek foto dan peserta dikenakan biaya pendaftaran lima puluh ribu rupiah dan peserta berhak mendapatkan kaos oblong yang bertuliskan Lomba Foto Wisata Balige.

Lomba foto wisata mempunyai  dua kategori diantaranya kategori umum dan kategori Jurnalistik ,kategori umum berhak menggunakan camera HP sedangkan Kategori Jurnalistik diwajibkan menggunakan camera SLR- POCKET.

Pengumuman lomba foto wisata  diadakan hari Senin 30/12 dan Pemenang dari kategori Jurnalistik berhasIMG_7908il diraih tiga wartawan diantaranya Juara I (pertama) Hj Imran Napitupulu Media Harian ANTARA mendapat hadia sebesar Rp 3,000.000, Juara ke II Harry Hutagaol Media Forum Keadilan mendapat hadiah Rp 2.000.000 dan Juara ke III diraih oleh Jujung Sitorus Media Bongkar Kasus / Media Elktronik MNC TV Group mendapat hadiah Rp 1.000.000.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tobasa Ultri Sonlahir Simangunsong dalam sambutannya mengatakan agar para peserta lomba bisa menerima kekurangan dan kelebihan dari karya masing-masing ,tujuan utama kita mengadakan perlombaan ini, agar lokasi lokasi wisata yang ada di kabupaten Toba samosir bisa diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat indonesia bahkan ke manca negara’ujar Kadis.

Peserta yang mengikuti lomba ini saya lihat kebanyakan dari kalangan muda ,maka besar harapan kita agar para pecinta fotografer bisa lahir lagi untuk kedepan dan bisa mengharumkan nama kabupaten Tobasa’ujar Kadis.

Ketua Panitia Boido S. Pardede dalam sambutannya mengatakan besar harapannya para fotografer di Tobasa bisa lebih banyak lagi,karena melalui foto ini kita bisa memajukan kampung halaman kita ini yaitu Tobasa dan saya sebagai Panitia betul betul tulus dan jujur di dalam pelaksanaan lomba ini dan penilaian para juri saya anggap murni dengan melihat dan berlandaskan foto para peserta lomba dan tidak ada rekayasa;tegas Boi Pardede. Hasil dewan juri yang diketuai Edward Tigor Siahaan menurut Panitia itu sudah melalui seleksi yang sangat ketat dan tidak ada nepotisme ‘tambah Boi Pardede. (JS-01)

 

 

 

Standar
Hukum

ALIANSI WARTAWAN TOBASA DEMO PT INALUM

TOBASA/BTR

AKSI DAMAI KE PIHAK PT INALUM

AKSI DAMAI KE PIHAK PT INALUM

PERWAKILAN OTORITA KEWALAHAN MEMBERIKAN PEMAPARAN TENTANG DANA

PERWAKILAN OTORITA KEWALAHAN MEMBERIKAN PEMAPARAN TENTANG DANA

Wartawan Kabupaten Toba Samosir adakan Aksi damai kepihak PT INALUM dan Pihak OTORITA ASAHAN di Ambar Halim Kecamatan Pintu Pohan Meranti (Kamis ,7/11). Aksi damai tersebut menamai wadahnya dengan Aliansi Wartawan Toba Samosir yang  berjumlah lima puluh orang, start keberangkatan dari Pusat kota Balige dengan mengendarai sepeda motor dan beberapa mobil  dengan pengawalan   mobil Patwal pihak Polres Tobasa.

Aliansi wartawan Tobasa sebelum mengadakan Aksi Damai,sudah terlebih dahulu melakukan pemberitahuan kepada pihak Polres Tobasa pada tanggal 01 November 2013 dengan komitmen tidak akan melakukan tindakan yang melanggar hukum ataupun anarkis.

Pihak aliansi wartawan memintakan  transparansi dari  pihak PT INALUM terkait Dana Environmental Fund sebesar Rp 772,467 Milyard yang tesimpan di rekening Otorita Asahan sesuai dengan hasil temuan BPK-RI , Dana Uang Muka Program Konservasi Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba sebesar Rp 772,289 juta dan Penyaluran Kredit Pemberdayaan Ekonomi Rakyat sebesar Rp 469,713 Juta yang di duga  tidak tersalurkan kepada masyarakat 10 Kabupaten kota .

Penyampaian  agenda tuntutan terhadap pihak Inalum dilakukan oleh Dedy Tambunan sebagai Orator merangkap sebagai penanggungjawab aksi  ,Hartoyo Sipahutar (koordinasi aksi) dan Ranto Pardede (koordinator Lapangan).  Setelah penyampaian tuntutan ,pihak PT INALUM yang diwakili oleh Hotniati Silitonga ( kepala humas ),Ir Jasli  Damanik (menejer  administrasi  ) dan perwakilan dari pihak Otorita Asahan yaitu Sakkeus Tambun,  mengajak pihak Aliansi wartawan  melakukan diskusi di ruangan aula dengan mengutus  perwakilan sebanyak empat orang,namun pihak Aliansi dengan tegas  menolak bila hanya perwakilan . Dikarekanan datangnya hujan ,pembahasanpun  akhirnya dilakukan di gedung aula PT Inalum.

Pihak Aliansi Wartawan Tobasa sangat kecewa dengan semua pemaparan yang dilontarkan oleh perwakilan Otorita Asahan dan pihak PT Inalum,dimana pihak Otorita Asahan yang diwakili Jakkeus Tambun tidak bisa memaparkan secara rinci dan hanya bisa memakai kalimat “KATANYA”, padahal pihak aliansi dari awal sudah menjelaskan maksud dan tujuan aksi damai tersebut. Pihak Otorita Asahan terlihat kebingungan saat mencoba menjelaskan terkait dana  milyaran rupiah itu dan pihak otorita selalu berdalih untuk memintakan  petunjuk dari pimpinan pusat di Jakarta.

PT Inalum dan Otorita Asahan berjanji akan memberikan dan memaparkan semua tuntutan Aliansi Wartawan Tobasa di pertemuan berikutnya,dan pihak Otorita berjanji akan menghadirkan pimpinan mereka dalam waktu dekat . Kami akan mengundang Bapak bapak sekalian di pertemuan berikutnya,pihak polres lah sebagai saksinya ‘tegas Jasli Damanik.

Aliansi Wartawan dan pihak PT Inalum dan Otorita Asahan sepakat untuk mengadakan pertemuan kembali dengan catatan  pihak USPIDA PLUS Kabupaten Tobasa ikut di dalamnya. Dan bila kesepakan itu di ingkari oleh pihak perusahaan ,maka Aliansi Wartawan Tobasa sepakat untuk melakukan Aksi yang lebih besar lagi,dan bahkan Aliansi Wartawan menegaskan ke pihak perusahaan,bila pertemuan yang akan datang juga mengalami kegagalan,maka pihak Aliansi akan membuat laporan resmi kepada pihak Penyidik TIPIKOR terkait aliran Dana tersebut. (JS-01)

Standar
Hukum

DISHUBKOMINFO TOBASA DAN SATLANTAS POLRES GELAR RAZIA TRUK LEBIH TONASE

 

 

  • PULUHAN TRUK BERMUATAN LEBIH DIKEMBALIKAN

Puluhan truk bermuatan melewati tonase dikembalikan ke pangkalan muatannya untuk mengurangi berat muatan sesuai dengan tonase yang telah ditentukan sebelumnya pada Buku Uji Kenderaan yang rata-rata hanya 21 (dua puluh satu) Ton termasuk berat kendaraan, ternyata sesuai hasil pemeriksaan petugas ditemukan mencapai diatas 40 (empat puluh) ton atau hampir melewati 18 s/d 25 ton, tentu ini mengganggu pengguna jalan lainnya, mengakibatkan jalan-jalan cepat rusak dan timbulnya kecelakaan lalu lintas, sebut Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba Samosir, Ir Pargaulan Sianipar, Kamis (17/10) saat melakukan razia rutin terhadap truk bermuatan lebihi tonase menjawab pertanyaan wartawan di lokasi razia.

Razia yang dilaksanakan bersama dengan Satlantas Polres Tobasa dipimpin Kasatlantas AKP M Napitupulu sudah berlangsung beberapa hari dan akan dilanjutkan dengan melakukan razia secara rutin sehingga diharapkan truk-truk yang melintas akan mematuhi ketentuan dalam Buku Uji Kendaraan dan berdasarkan pemantauan wartawan puluhan truk di lokasi ada yang dikembalikan, ditahan dan sebagian ada yang ditilang petugas lalu lintas.

Menurut Ir Pargaulan Sianipar, upaya penertiban ini merupakan langkah Pemerintah Kabupaten Toba Samosir melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika atas keluhan masyarakat dan pengguna jalan atas banyaknya kendaraan yang melebihi tonase lewat di Kabupaten Tobasa mulai jalinsum lewat Kota Balige, Laguboti, Silimbat dan Kota Porsea yang mengakibatkan banyak jalan yang rusak dan angka kecelakaan meningkat serta mengganggu pengguna jalan lainnya, sebutnya atas pelaksanaan razia ini

Untuk upaya penertiban ini, sebelumnya sudah dilaksanakan rapat bersama dengan pemilik atau pengelola truk yang difasilitasi manajemen PT TPL pada tanggal 10 Oktober 2013 sehingga upaya sosialisasi atas razia ini sudah dilakukan sebelumnya dan razia tetap dilakukan terhadap seluruh truk-truk yang melintas dan melebihi tonase tanpa pengecualian, sebut Sianipar seraya menambahkan bahwa sebelumnya Dishubkominfo telah melakukan sosialisasi dan penyuluhan terhadap ratusan pelajar untuk meningkatkan kesadaran berkendaraan belum lama ini bekerja sama dengan Satlantas Polres Tobasa.

Sebelumnya Kabid Keselamatan dan Pengendalian Lalu Lintas, O Samosir menyatakan bahwa razia ini terkait persyaratan teknis muatan lebih diukur berdasarkan ukuran kendaraan berdasarkan panjang, lebar dan tinggi, namun kenyataannya di lapangan banyak ditemukan kendaraan truk sudah dimodifikasi, ada perubahan dimensi kendaraan sehingga menyalahi aturan sesuai uji type kendaraan, sebutnya

Adanya modifikasi kendaraan dengan tujuan menambah kekuataan kendaraan untuk mengangkut muatan lebih akan mengakibatkan kerusakan jalan, menganggu pengguna jalan dan dapat mengakibatkan meningkatnya angka kecelakaan lebih, dan ini lah tujuan razia yakni mengurangi kerusakan jalan dan angka kecelakaan. ujar Ojak Samosir seraya menambahkan bahwa Tonase Buku Uji Kendaraan ditemukan dilapangan truk rata-rata 21 ton, namun setelah diuji muatan truk lebih 18 s/d 25 ton diluar berat muatan dan berat kendaraan, ujarnya menutup keterangannya.

(Relis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Toba Samosir)

 

Razia truk malam hari

Razia truk malam hari

Truk Tonase berlebihan

Truk Tonase berlebihan

Truk bermuatan lebih parkir sepanjang kira-kira 500 meter

Truk bermuatan lebih parkir sepanjang kira-kira 500 meter

Standar
Daerah

“FDT” 2013 SOLU BOLON ANDALAN TOBASA

MEMERIAHKAN FESTIVAL DANAU TOBA TAHUN 2013 DIGELAR ACARA MANGEBANG SOLU BOLON DI BALIGE TOBASA

IMG_1273

Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak disaksikan para Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat dari Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (FORKALA) Kabupaten Toba Samosir dan sejumlah tokoh adat dari Kabupaten Samosir, Unsur pimpinan daerah, Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir dan Pemkab Samosir  serta masyarakat Balige lewat acara Mangebang Solu Bolon, Kamis (5/9) berangkatkan 17 (tujuh belas) Solu Bolon yang telah dipersiapkan sebelumnya sebagai rangkaian kegiatan Festival Danau Toba Tahun 2013 yang dipusatkan di Kabupaten Samosir.

IMG_1221

Acara mangebang solu ini dilakukan secara simbolik dengan memberangkatkan 4 (empat) solu bolon yang telah dipersiapkan sebelumnya, masing-masing dari TB Center Balige, Pemkab Humbahas, Pemkab Samosir dan Angkasa Pura, diawali dengan ucapan horas oleh Bupati Toba Samosir dengan harapan semoga peserta selamat sampai ditujuan sambil diiringi gondang sabangunan serta tari Cawan dari Yayasan Pusuk Buhit Sakit.

Kegiatan ritual pangurason solu yang dipimpin langsung Ketua Yayasan Pusuk Buhit Sakti Sorimangaraja Sitanggang ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir sebagai bagian dari rangkain kegiatan Festival Danau Toba Tahun 2013 termasuk makan itak gurgur dan berputar 3 (kali) kali dengan  menampilkan tari cawan sebelum menuju tuktuk siadong.

Arak-arakan mangebang solu sebelumnya dilakukan mulai dari Museum TB Silalahi Center dengan rute menuju pelabuhan Balige, melibatkan Anggota TNI 125 Simbisa dan Satpol PP Kab Toba Samosir mengarak sebuah solu bolon yang telah digorga sedemikian rupa hingga menarik perhatian ribuan masyarakat Balige saat melintas dijalan raya menuju lokasi mangebang.

IMG_1327

Acara pangurason dan mengebang solu ini diawali dengan penyambutan dari tokoh Adat dan tokoh masyarakat Samosir diwakili Doharman Simbolon (Ama Murni) dengan bahasa Batak Toba menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari Festival Danau Toba, sehingga pihak yang mewakili masyarakat Samosir menerima Solu Bolon yang telah disiapkan untuk selanjutnya dibawa ke Samosir untuk dipergunakan mengikuti berbagai kegiatan dan lomba, seraya menyerahkan ringgit sitio suara (uang), boras sipirni tondi (beras) dan itak (tepung) sekaligus berharap agar kegiatan pemberangkatan solu bolon dan kegiatan FDT dapat berjalan dengan baik mohon dukungan masyarakat se-Kawasan Danau Toba.

Atas penyerahan ini, selanjutnya mewakili tokoh adat dan tokoh masyarakat Toba Samosir yang tergabung dalam Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (Forkala) menerima pemberian tersebut selanjutnya menyerahkan hole (dayung) Solubolon untuk dapat dipergunakan peserta dengan ucapan bahasa dan umpasa Batk Toba yang mengartikan berbagai harapan agar kegiatan Festival Danau Toba dapat terselenggara dengan baik dan semua pelaksana maupun peserta serta orang yang menyaksikan selalu diberkati Tuhan Yang Maha Kuasa.

IMG_1269

Sebelumnya oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab Toba Samosir Ulitri Simangunsong menyampaikan, untuk Festival Danau Toba ini Pemkab Tobasa akan mengikuti  berbagai rangkain kegiatan yakni solu bolon, vocal solo, paduan suara, renang dan pameran Pariwisata dan ekonomi kreatif sesuai hasil rapat persiapan Festival Danau Toba Tahun 2013 yang dihadiri peserta lomba yang dipimpin Asisten Ekbang Setdakab Toba Samosir, Selasa (3/9) di Kantor Bupati Toba Samosir Simanjalo Soposurung.

Untuk acara mengebang, sebelumnya Sorimangaraja Sitanggang yang juga Ketua Yayasan Pusuk Buhit sebagai pihak yang pelaksana acara ritual menjelaskan bahwa budaya mengebang solu dulunya merupakan acara pemberangkatan penebang kayu yang mencari kayu ke tengah hutan sehingga hasil tebangan secara gotong royong dikirim ke tepi pantai melalui sungai.

IMG_1252

Namun karena perahu (solu-red) sudah dikerjakan sebelumnya dari Kabupaten Cilacap, maka acara mangebang ini dapat merupakan acara menyambut tamu khususnya dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sekaligus dirangkai dengan mengadati pantai gorga, menyerahkan hole kepada suhut dan raja huta yang diwakili tokoh-tokoh adat dari Forkala Kab. Toba Samosir serta pangurason solu bolon dan tari cawan dari Yayasan Pusuk Buhit.

Standar
Daerah

WINGS DI BANDARA SILANGIT RESMI PUNYA RUTE

PENERBANGAN PERDANA WINGS AIR DIHADIRI DR TB SILALAHI DAN 3 (TIGA) BUPATI SE-KAWASAN TAPANULI

DIREKTUR UMUM LION AIR EDWARD SIRAIT MINTA SEMAKIN BANYAK PUTRA-PUTRI BATAK DI KAWASAN TAPANULI BERPERAN AKTIF DALAM DUNIA PENERBANGAN

IMG_1401Direktur Umum/Operasional Lion Air Edward Sirait meminta Putra-Putri Batak yang berada di kawasan Tapanuli agar semakin banyak berperan aktif dalam dunia penerbangan dan tidak hanya berhadapan dengan sawah sehingga hanya berprofesi sebagai petani, ke depan tentu ini akan dapat terwujud termasuk jadi pilot, teknisi dan pramugari apabila tumbuh kecintaan generasi muda Batak terhadap dunia penerbangan dengan melihat langsung hadirnya setiap saat pesawat terbang di Bandara Silangit ini, tidak hanya jadi guru dan pengacara, sebut Edward Sirait, Jumat (6/9) di Bandar Udara Silangit Tapanuli Utara saat penerbangan perdana Wings Air rute Silangit-Jakarta Via Batam yang dihadiri 3 (tiga) Bupati Tapanuli Utara Torang Lumbantobing, Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak dan Bupati Humbang Hasundutan Drs Maddin Sihombing.

Masih menurut Edward Sirait, yang mengaku putra asli dari Porsea Kab. Toba Samosir ini menyatakan Kawasan Tapanuli memiliki potensi yang luar biasa yang belum tentu dimiliki Kabupaten lainnya seperti yang kita miliki, masalahnya kenapa daerah kita sangat susah maju ini yang harus kita renungkan bersama, sebut pria yang mengaku menghabiskan masa SD dan SMP nya di Porsea ini.

Ditambahkannya, saat ini Perusahaan Lion Air memiliki hampir 2400 pramugari dan hanya 200-an boru Batak, ini kan tantangan bagi semua kita kedapan sehingga mereka mampu bersaing, sebutnya. Dikatannya lagi, Penerbangan Wing Air ini merupakan program kepedulian terhadap kampung halaman sendiri setelah banyak orang yang meminta agar ada penerbangan langsung Jakarta-Silangit, meskipun saat ini masih Via Batam, namun kedepan kalau Flight Seatnya bertambah tidak tertutup kemungkinan akan dilakukan penerbangan dari Silangit ke Jakarta tiap hari dan tidak perlu transit Batam.

Saat ini Lion Air memiliki 4 Operator Penerbangan termasuk Lion Air, Wings Air, Batik Air, dan Travel Jet, ditambahkannya sebenarnya Rusdi Kirana tidak punya uang tetapi karena punya ini sebutnya sambil menunjuk kepala, investor internasional percaya mengucurkan uangnya sehingga untuk tahun 2015, Lion Air sudah memesan 707 pesawat terbang, dengan modal Indonesia besar, Indonesia Damai dan Maju dan ekonomi nya berpotensi luas ini modal kita dipercaya dunia internasional

IMG_1480Dengan adanya penerbangan ini, berdasarkan survey yang kami lakukan hampir 2,5 Juta jumlah orang Batak di Jakarta dan hampir 1 juta di Batam, potensi ini menurut kami menjadi tantangan tersendiri dalam mengoperasikan Wings Air rute Silangit-Jakarta via Batam, sehingga ke depan orang Batak, pagi masih di Jakarta siang di kampung cerita dengan mertua dan mangulosi berenya sambil minum tuak taplagii jangan sampai mabuk, katanya dalam bahasa Batak disambut ketawa para hadirin, besok nya sudah kembali ke Jakarta, saya piker penerbangan ini menjadi pertaruhan bagi saya pribadi kalau gagal, saya tidak tahu lagi apa yang mau saya katakana sama pak Rusdi Kirana, sebut Sirait menyebut nama Pemilik Lion Air yang mengaku pada penerbangan Medan Silangit sebelumnya, bahwa Lion Air merugi hampir 500 Juta rupiah sehingga segera dihentikan.

IMG_1407Sebelumnya Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak menyatakan Pemerintah Kabupaten Se Kawasan Tapanuli sangat senang atas penerbangan ini dan berharap Wing Air akan dapat menambahkan rutenya sehingga 10 Kab/kota yang ada di Kawasan Tapanuli termasuk Simalungun dan Tapteng dapat terladeni dengan baik. Dan kalau bisa kepada Pihak Lion Air kami meminta ongkos pesawat Jakarta-Silangit dapat lebih murah sehingga masyarakat ramai-ramai naik pesawat ke Jakarta tidak melalui Bandara Kuala Namu lagi dan harapan ini mendapat tepuk tangan hadirin, seraya tidak lupa mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bapak TB Silalahi yang turut menggagas penerbangan ini dan atas peran dan kepedulian beliau selalu ke Kawasan Tapanuli termasuk Ke Toba Samosir

Sedangkan DR TB Slalahi sendiri dalam sambutannya mengatakan kenapa daerah kawasan Tapanuli agak susah maju dan berkembang menyebutkan karena kawasan Tapanuli dari segi Geopolitik termasuk Lock Land atau dikenal dengan istilah Daerah terkunci karena karena hanya dapat dilalui dengan kendaraan darat sehingga diharapkan dengan terbukanya akses penerbangan langsung ke Silangit dari Jakarta diharapkan akan mampu membawa perubahan yang lebih baik sebutnya.

Standar