Beranda » Daerah » PERBAIKAN JEMBATAN SUNGAI AEK SIMARE LAGUBOTI TERKESAN AMBURADUL DAN BERBAHAYA

PERBAIKAN JEMBATAN SUNGAI AEK SIMARE LAGUBOTI TERKESAN AMBURADUL DAN BERBAHAYA

LAGUBOTI / BTR

Perbaikan jembatan penghubung antar Lintas Sumatera tepatnya di Laguboti Sungai Aeksimare Kecamatan Laguboti Kabupaten Tobasa   terkesan amburadul dan seakan-akan sedang siap menelan korban jiwa. Menurut pengamatan BTR ,  setelah jembatan tersebut mulai   diperbaiki telah mengakibatkan kemacetan yang luar biasa, pagi sampai malam. Kemacetan terjadi mulai dari pasar Sirongit sampai simpang empat Laguboti.

 

Jembatan yang lama dibongkar padahal jembatan tersebut  masih tergolong layak untuk dipakai, dan Pihak pemborong membangun jembatan darurat yang terbuat dari pohon kelapa dan plat besi yang menurut perhitungan bahwa kekuatan jembatan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan dengan bobot max 19 ton(sesuai papan pemberitaan yang terletak dijalan). Akan tetapi angkutan truk yang memiliki bobot diatas 19 ton tetap diperbolehkan untuk lewat.

Lumpur hasil pengerukan dari sungai Aeksimare tersebut ditumpuk ditengah jalan membuat  jalan semakin licin dan berlumpur serta banyak potongan besi yang tajam dibiarkan begitu saja. Menurut pengamatan BTR  dilapangan bahwa jembatan tersebut sangat berbahaya karena tidak memiliki pengaman dan beberapa  potongan plat besi terletak begitu saja diatas jembatan ,tanpa  diikat dan selalu bergeser-geser .Hal tersebut mengakibatkan para pengendara sepeda motor kawatir ketika melalui jalan tersebut.

Korea Hutapea pemilik bengkel yang berdampingan langsung dengan Proyek jembatan tersebut mengatakan ,sudah beberapa kali terjadi kecelakaan di tempat ini, sekitar satu minggu yang lalu ,ada sebuah mobil Avanza yang hendak melewati jembatan tersebut, ban mobil tersebut robek akibat plat besi yang diletakkan diatas jembatan ,pemilik Avanza tersebut marah dan meminta pertanggungjawaban para pekerja ,namun pengawas proyek berkelit dan  malah pergi begitu saja.

Pemilik bengkel menambahkan , pernah terjadi kecelakaan, seorang kakek yang berboncengan dengan istrinya, kakek tersebut sudah menurunkan istrinya karena takut berboncengan menyeberang, tetapi malah sikakek tersebut terjatuh kesungai dan istrinya histeris dan marah kepada para pekerja yang ada disitu tetapi untungnya kakek tersebut tidak mengalami luka serius.

Apul Hutahaean sebagai supir angkot   yang selalu lintas setiap hari dari lokasi Proyek saat dikonfirmasi BTR menyatakan ,bahwa dirinya sangat kawatir setiap kali melalui jembatan tersebut karena tidak nyaman dan tidak ada plang pengaman kiri kanan jembatan tersebut, saya takut terjatuh kesungai”ujarnya.

Seorang pengendara sepeda motor boru Simajuntak pekerjaan Guru PNS  mengatakan ,sangat takut ketika melalui jembatan tersebut, pernah hampir terjatuh kesungai tersebut karena plat besi  yang dilaluinya bergeser. Sementara petugas keamanan tidak ada di lokasi Proyek , padahal jumlah kendaraan tetap ramai apalagi menjelang lebaran dan liburan.(JS-RED)

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: